Membuat sabun cuci sepatu sendiri sering terdengar sederhana. Masukkan deterjen, tambahkan sabun cuci piring, beri baking soda, lalu aduk sampai berbusa.
Masalahnya, semakin banyak bahan yang dicampur, semakin sulit mengetahui apa yang sebenarnya bekerja dan apa yang membuat sepatu bermasalah.
Jawaban singkat: cara membuat sabun cuci sepatu yang lebih aman adalah memakai air dan satu sabun cair ringan untuk satu kali penggunaan. Tidak perlu membuat campuran yang rumit.
Apa yang perlu disiapkan?
Kamu hanya membutuhkan:
- Air suhu ruang
- Satu sabun cair ringan
- Wadah kecil
- Sikat lembut
- Kain microfiber
- Sikat terpisah untuk sol
Pilih sabun tanpa pemutih, scrub, atau pewarna kuat.
Tidak ada takaran yang sama untuk semua sabun
Setiap produk mempunyai tingkat kepekatan berbeda.
Karena itu, tidak ada jumlah tetes yang cocok untuk semua merek.
Mulailah dari air, lalu tambahkan sabun sedikit sekali.
Kalau larutannya sangat licin, baunya tajam, atau busanya sulit hilang, berarti sabunnya terlalu banyak.
Kenapa tidak perlu banyak busa?
Busa tebal memang terlihat meyakinkan.
Namun, pada canvas, mesh, dan knit, busa bisa tertinggal di dalam serat.
Setelah kering, sepatu terasa kaku atau cepat menangkap debu.
Larutan yang baik cukup membantu mengangkat kotoran dan mudah dibersihkan kembali.
Cara membuat larutan sederhana
Tuangkan air secukupnya ke wadah kecil.
Tambahkan sedikit sabun.
Aduk perlahan.
Jangan mengejar busa.
Buat hanya sebanyak yang diperlukan untuk satu sesi.
Kalau ingin membandingkan pilihan sabun rumah tangga, gunakan alternatif sabun cuci sepatu di rumah.
Cara memakainya
Bersihkan debu dan tanah terlebih dahulu.
Coba larutan di bagian kecil.
Pindahkan larutan ke sikat atau kain. Jangan menuangkan langsung ke sepatu.
Bersihkan satu bagian, lalu angkat sisa sabunnya.
Keringkan di tempat teduh.
Panduan dasarnya ada pada cara mencuci sepatu untuk pemula.
Bahan apa yang masih mungkin dibersihkan?
Canvas dan mesh tertentu masih mungkin memakai larutan ringan.
Karet dan tali biasanya lebih kuat.
Kulit sintetis sebaiknya dimulai dari kain lembap.
Kulit asli, suede, dan nubuck tidak cocok memakai sabun rumahan sebagai pilihan pertama.
Untuk menentukan batasnya, gunakan panduan sabun cuci sepatu yang aman.
Jangan menambahkan bahan lain
Tidak perlu menambahkan:
- Pemutih
- Sitrun
- Cuka
- Baking soda
- Pasta gigi
- Alkohol
- Pewangi
- Pelembut pakaian
Satu sabun ringan sudah cukup.
Sitrun juga tidak perlu dimasukkan ke larutan. Risiko sitrun pada bahan sepatu berbeda dari fungsi sabun ringan.
Campuran yang rumit tidak membuat hasil otomatis lebih baik.
Kenapa larutan tidak boleh disimpan?
Larutan sudah terkena sikat, kain, tangan, dan kotoran.
Tidak ada pengawet atau kontrol kebersihan seperti pada produk pabrik.
Gunakan untuk satu sesi, lalu buang sisanya.
Tanda larutan terlalu kuat
- Busa terus muncul
- Canvas terasa kaku
- Bau sabun terlalu kuat
- Permukaan menjadi lengket
- Warna berpindah
- Muncul garis putih atau kuning
Kalau ini terjadi, hentikan pemakaian.
Kapan tidak perlu membuat sabun sendiri?
Kalau sepatunya mahal, mempunyai suede atau kulit, bahannya campuran, atau nodanya berupa tinta dan cat, jangan bereksperimen.
Gunakan produk khusus atau layanan Deep Clean Shoekoerin.
Kalau ingin memahami isi produk sebelum membeli, gunakan panduan bahan sabun cuci sepatu.
FAQ
Bagaimana cara membuat sabun cuci sepatu?
Gunakan air dan satu sabun cair ringan dalam jumlah sangat sedikit.
Berapa banyak sabun yang dipakai?
Tidak ada takaran universal. Setiap produk mempunyai kepekatan berbeda.
Apakah banyak busa lebih bagus?
Tidak. Busa terlalu banyak bisa tertinggal.
Apakah larutan boleh disimpan?
Sebaiknya tidak. Buat untuk satu kali penggunaan.
Apakah aman untuk suede?
Tidak sebagai pilihan pertama.
Semakin sederhana, semakin mudah dikontrol
Kamu tidak perlu membuat campuran seperti di laboratorium.
Air, satu sabun ringan, dan cara pakai yang hati-hati sudah cukup untuk kebutuhan sederhana.








