Artikel Shoekoerin.idJenis Sepatu11 Juni 2026

Cara Mencuci Sepatu Bola Setelah Main agar Pul Tidak Penuh Lumpur

Cara membersihkan sepatu bola setelah main, dari lumpur di pul dan rumput yang menempel sampai bagian dalam lembap sebelum dipakai lagi.

Daftar isi15 bagian

Sepatu bola biasanya selesai main dengan kondisi yang tidak bisa disamakan dengan futsal. Ada rumput yang nyangkut di pul, tanah masuk ke sela stud plate, cipratan lumpur di bagian depan, lalu bagian dalamnya lembap karena keringat. Kalau semua itu dibiarkan sampai besok, membersihkannya jadi lebih repot dan sepatu juga lebih lama kering.

Karena itu, perawatan sepatu bola paling enak dimulai dari pinggir lapangan atau begitu sampai rumah. Bukan dengan merendam seluruh sepatu, tetapi dengan mengeluarkan kotoran yang paling kasar dulu. Setelah itu baru lihat apakah bagian atas hanya perlu dilap, bagian dalam perlu diangin-anginkan, atau sepatunya memang butuh dibersihkan lebih serius.

Artikel ini membahas sepatu bola untuk rumput alami, rumput sintetis, dan lapangan tanah. Kalau yang kamu pakai adalah sepatu indoor, masalahnya berbeda dan lebih dekat ke panduan cara mencuci sepatu futsal.

Sebelum pulang dari lapangan, singkirkan yang paling besar dulu

Tidak perlu membawa sikat dan sabun ke pinggir lapangan. Tetapi jangan juga membiarkan gumpalan tanah, rumput, atau kerikil ikut masuk ke tas.

Setelah sepatu dilepas, ketukkan kedua sol perlahan satu sama lain untuk menjatuhkan lumpur dan rumput yang mudah lepas. Lihat bagian bawahnya: apakah ada tanah menempel di pul, rumput terselip di sela, atau kerikil kecil yang terbawa dari lapangan.

Kalau sepatunya dipakai di rumput basah, jangan langsung membungkusnya rapat dengan plastik. Letakkan di bagian tas yang tidak menekan upper, lalu keluarkan begitu sampai rumah. Sepatu yang tertutup dalam keadaan basah lebih mudah terasa pengap dan baunya lebih sulit hilang.

Pul sepatu bola jangan dibiarkan penuh lumpur sampai mengeras

Pul adalah tonjolan di sol bawah sepatu bola yang membantu pijakan di permukaan lapangan. Karena bentuknya menonjol dan punya sela-sela, lumpur serta tanah mudah menempel di sana.

Saat lumpur masih baru, gunakan sikat kecil atau sikat sol untuk melepaskan kotoran di bagian bawah. Kalau sudah mengeras, jangan langsung menyiram seluruh sepatu. Ketukkan dulu solnya, lalu sikat tanah yang bisa rontok dalam keadaan kering. Setelah itu, gunakan sedikit air hanya pada bagian bawah bila memang masih ada kerak yang menempel.

Kondisi di bawah sepatuLangkah awal yang lebih aman
Rumput dan tanah tipisKetuk sol lalu sikat kering
Lumpur basah di sela pulBersihkan pul dengan sikat dan air secukupnya
Lumpur sudah mengerasRontokkan dulu saat kering, baru bersihkan sisanya
Kerikil kecil tersangkutKeluarkan perlahan dengan alat yang tidak tajam
Pul mulai aus atau stud plate terbukaJangan mengandalkan cuci; cek kondisi sepatunya

Tujuannya bukan membuat pul terlihat mengilap. Yang penting, sela-sela sol kembali bersih dan tidak membawa lumpur dari pertandingan sebelumnya.

Lapangan rumput, sintetis, dan tanah meninggalkan kotoran yang berbeda

Satu pasang sepatu bola bisa dipakai di lapangan dengan kondisi yang berbeda-beda. Itu sebabnya kotoran yang menempel juga tidak selalu sama.

Rumput alami saat basah sering meninggalkan lumpur dan potongan rumput. Lapangan sintetis bisa menyisakan butiran karet atau debu halus. Sementara lapangan tanah lebih sering membawa pasir serta tanah padat ke sela pul dan sisi sepatu.

Kalau habis main di lapangan basah, fokus dulu pada bagian bawah dan area dekat jahitan yang mudah menyimpan lumpur. Kalau habis main di lapangan sintetis, periksa apakah ada butiran kecil yang masuk ke pola sol. Jangan biarkan kotoran dari lapangan ikut tersimpan di dalam tas sampai pertandingan berikutnya.

Untuk kasus lumpur yang sangat berat, prinsip awalnya mirip dengan cara mencuci sepatu gunung: tanah besar dibereskan lebih dulu sebelum air dan sabun dipakai.

Bagian depan sepatu bola sering kena bola, tetapi tidak perlu digosok keras

Bagian depan sepatu bola adalah area yang paling sering kena rumput, lumpur, dan gesekan saat bermain. Banyak model memakai upper sintetis, tetapi ada juga yang memakai kulit atau kombinasi beberapa bahan.

Mulai dari kain lembap yang sudah diperas. Bersihkan noda di bagian depan dan sisi sepatu sedikit demi sedikit. Kalau ada kotoran yang menempel dekat jahitan, gunakan sikat yang sangat lembut dan jangan menekan terlalu dalam.

Bila upper terasa seperti kulit sintetis, kain lembap biasanya lebih aman daripada sikat kasar. Kamu bisa melihat panduan cara mencuci sepatu kulit sintetis untuk memahami batas aman bahan tersebut.

Untuk sepatu bola berbahan kulit, perlakuannya perlu lebih hati-hati lagi. Kulit yang terlalu lama basah bisa terasa lebih kaku saat mengering, jadi jangan membasahi seluruh upper hanya karena bagian depan terkena lumpur.

Kalau bagian dalam masih lembap, jangan langsung tutup lagi

Bau sepatu bola biasanya tidak datang dari lumpur di luar saja. Bagian dalam menyimpan keringat, air dari lapangan basah, dan kelembapan yang tertahan saat sepatu langsung masuk tas.

Sesampainya di rumah, longgarkan tali dan buka bagian atas sepatu. Jika insole bisa dilepas, keluarkan dan angin-anginkan terpisah. Jangan langsung menyemprot pewangi ke dalam sepatu yang masih basah—yang lebih dibutuhkan adalah udara dan waktu untuk kering.

Bila sepatu sudah benar-benar kering tetapi baunya tetap bertahan, lanjutkan ke panduan cara menghilangkan bau sepatu tanpa dicuci. Cara ini membantu mengatasi sumber lembapnya, bukan hanya menutup baunya.

Habis hujan, jangan paksa sepatu kering dalam semalam

Sepatu bola yang kehujanan atau dipakai di lapangan sangat basah memang perlu segera ditangani. Namun, “segera” bukan berarti diletakkan di bawah matahari terik atau disiram panas dari hair dryer.

Tekan upper dengan kain kering untuk menyerap air berlebih. Masukkan kertas bersih secara longgar ke bagian depan sepatu agar bentuknya tetap terjaga dan lembap di dalamnya lebih cepat terserap. Ganti kertas jika sudah basah.

Keringkan di tempat teduh dengan aliran udara baik. Kipas angin biasa boleh dipakai dari jarak aman. Hindari mesin pengering, hair dryer panas, dan sumber panas langsung karena sepatu bola punya upper, lem, serta sambungan yang lebih aman dikeringkan perlahan.

Jangan pakai sepatu bola untuk jalan jauh di beton setelah game

Setelah pertandingan, kadang sepatu bola tetap dipakai untuk jalan ke parkiran, warung, atau pulang melewati paving dan beton. Sesekali mungkin sulit dihindari, tetapi jangan jadikan kebiasaan.

Pul dirancang untuk permukaan lapangan, bukan untuk jalan keras. Memakainya terlalu lama di aspal atau beton bisa mempercepat ausnya bagian bawah. Lebih baik siapkan sandal atau sepatu cadangan untuk perjalanan pulang, lalu bersihkan sepatu bola setelah sampai rumah.

Kalau pul terlihat mulai menipis, stud plate retak, atau ada bagian bawah yang terlepas, jangan berharap cuci bisa membuatnya aman lagi. Kondisi seperti ini perlu dicek sebelum sepatu dipakai untuk pertandingan berikutnya.

Saat kotorannya sudah masuk ke banyak bagian, jangan paksa satu cara untuk semua

Pembersihan rumahan biasanya cukup untuk rumput, tanah baru, debu, dan noda ringan. Tetapi kalau sepatu lama tersimpan dalam keadaan lembap, baunya menetap, lumpur masuk sampai ke bagian dalam, atau upper mulai terasa berubah, jangan terus mencoba banyak cairan.

Untuk kondisi yang memang layak dibersihkan lebih menyeluruh, Deep Clean bisa menjadi pilihan. Untuk area Tangerang Raya, Shoekoerin juga menyediakan layanan cuci sepatu Tangerang dengan pickup-delivery. Saat konsultasi, jelaskan apakah sepatu dipakai di rumput, sintetis, tanah basah, atau mengalami masalah bau supaya penanganannya lebih sesuai.

Biar siap dipakai lagi saat jadwal main berikutnya

Sepatu bola tidak perlu dicuci total setelah setiap pertandingan. Tetapi rumput, tanah, dan lembap sebaiknya tidak dibawa terus dari satu game ke game berikutnya.

Singkirkan kotoran dari pul, lap upper sesuai bahannya, keluarkan insole saat bagian dalam terasa lembap, lalu beri waktu sampai sepatu benar-benar kering. Kebiasaan ini jauh lebih membantu daripada menunggu sepatu terlihat parah baru mulai dibersihkan.

FAQ

Apakah sepatu bola boleh direndam?

Lebih aman tidak. Bagian bawah boleh dibersihkan dengan air secukupnya, tetapi seluruh sepatu tidak perlu direndam karena upper, lem, lining, dan insole bisa menyimpan air terlalu lama.

Bagaimana cara membersihkan pul sepatu bola yang penuh lumpur?

Ketukkan sol perlahan, sikat sela pul untuk mengeluarkan tanah, lalu gunakan sedikit air bila masih ada kotoran yang menempel. Kalau lumpur sudah kering, rontokkan dulu sebelum memakai air.

Bolehkah sepatu bola dicuci dengan mesin?

Lebih aman dibersihkan manual. Putaran mesin dan pengering dapat memperlakukan upper, lem, serta bagian bawah sepatu terlalu keras.

Kenapa sepatu bola bau setelah main?

Bagian dalam sering menyimpan keringat dan lembap, terutama bila sepatu langsung masuk tas. Longgarkan tali, keluarkan insole bila bisa, lalu angin-anginkan sebelum disimpan.

Kapan sepatu bola perlu diperiksa, bukan hanya dicuci?

Saat pul sudah aus, stud plate retak, sol mulai terlepas, upper robek, atau bentuk sepatu berubah. Kondisi seperti ini berkaitan dengan kelayakan sepatu dipakai bermain, bukan hanya soal bersih atau kotor.

Butuh treatment untuk sepatu kamu?

Tim Shoekoerin.id melayani area Tangerang, Kosambi, dan sekitarnya untuk layanan cuci serta perawatan sepatu sesuai kondisi material.

Baca juga

Bayar setelah selesaiPembayaran CASH / QRISTracking order via WhatsApp

© 2026 Shoekoerin.id · Premium sneaker care.