Kotak sepatu dibuka setelah beberapa minggu, lalu muncul bercak putih keabu-abuan di sisi upper. Di titik ini orang biasanya langsung mencari sikat dan cairan paling kuat. Padahal, cara menghilangkan jamur di sepatu justru dimulai dari hal yang lebih sederhana: membaca kondisinya dulu.
Jamur tipis di permukaan, bau apek dari bagian dalam, dan material yang sudah mulai rapuh adalah tiga situasi yang berbeda. Semakin tepat kita mengenali kasusnya, semakin kecil risiko cleaning malah merusak warna atau tekstur sepatu.
Cek kondisinya dulu sebelum dibersihkan
Tidak semua sepatu berjamur harus ditangani dengan cara yang sama.
| Kondisi | Yang sebaiknya dilakukan |
|---|---|
| Bercak tipis di permukaan | Masih bisa dicoba dibersihkan di rumah |
| Bau apek dan ada sedikit bercak | Cek juga alas dan bagian dalam |
| Jamur menyebar ke banyak bagian | Jangan menyikat agresif |
| Jamur masuk ke bagian dalam | Jangan hanya fokus ke bagian luar |
| Kulit atau lapisan permukaan mulai rusak | Hentikan gesekan keras |
| Jamur muncul lagi setelah dibersihkan | Cek kelembapan tempat penyimpanan |
Jamur sudah tebal? Bahan mulai rusak, atau kamu tidak yakin jenis bahannya, jangan buru-buru mencoba banyak cairan.
Jamur atau cuma kotoran biasa?
Bercak putih atau abu-abu belum tentu selalu jamur. Debu, sisa sabun, atau noda yang mengering kadang terlihat mirip.
Coba perhatikan:
- jamur biasanya muncul bersama bau apek;
- bercaknya bisa muncul di beberapa titik sekaligus;
- sepatu sering terasa lembap atau lama disimpan;
- bercak bisa kembali setelah dibersihkan kalau sumber lembap belum selesai.
Pada kondisi cuma residu sabun atau debu, biasanya bercaknya lebih mudah hilang tanpa muncul lagi.
Begitu bercak terlihat, empat langkah ini paling masuk akal
- Pisahkan sepatu dari koleksi lain.
- Bawa ke area yang punya sirkulasi udara.
- Angkat bercak pelan-pelan dengan alat yang sesuai.
- Keringkan sampai bagian dalam benar-benar tidak lembap.
Hindari langsung memakai cuka, alkohol, pemutih, atau bahan keras hanya karena sering direkomendasikan di internet.
Cara membersihkan jamur di sepatu
Pisahkan dan angin-anginkan
Sebaiknya tidak taruh sepatu berjamur di rak yang sama dengan koleksi lain.
Begitu sepatu terasa lembap, buka tali dan lidahnya. Kalau alas sepatu bisa dilepas, keluarkan supaya bagian dalam ikut terkena udara.
Hindari hair dryer panas, oven, atau sumber panas langsung. Panas berlebih bisa memengaruhi lem, warna, dan bentuk sepatu.
Angkat bercak tanpa menyebarkannya
Untuk bercak yang kering di permukaan, gunakan kain atau sikat yang lembut.
Jangan mengibas sepatu dan jangan menyikat terlalu keras. Tujuannya mengangkat bercaknya, bukan membuat debu jamur beterbangan atau masuk lebih dalam ke serat.
Sesuaikan dengan bahan sepatu
| Bahan | Pendekatan yang lebih aman |
|---|---|
| Kanvas / tekstil | Cairan pembersih ringan dan sikat lembut |
| Mesh | Sikat sangat lembut, jangan ditekan keras |
| Kulit sintetis | Lap lembap dan pembersih ringan |
| Kulit asli | Pembersih khusus kulit dan sedikit air |
| Suede / nubuck | Suede brush atau produk khusus suede |
| Karet | Lap atau sikat sesuai kebutuhan |
Saat sepatumu berbahan kanvas, lanjutkan ke cara mencuci sepatu kanvas.
Untuk kulit asli, lihat cara mencuci sepatu kulit.
Suede? Jangan samakan caranya dengan kanvas. Gunakan panduan cara mencuci sepatu suede.
Bahan sepatu mengubah cara penanganan
Jamur di kanvas biasanya terlihat seperti bercak yang masuk ke serat. Pada kulit, masalahnya bisa bercampur dengan perubahan permukaan. Pada suede, tekstur bulunya bisa ikut berubah kalau terlalu banyak cairan.
Karena itu, jangan mengejar satu metode yang sama untuk semua bahan.
Kanvas atau tekstil
Fokus pada mengangkat bercak tanpa membanjiri bahan. Setelah itu, pengeringan bagian dalam penting karena kain bisa menyimpan lembap cukup lama.
Kulit asli
Hindari direndam. Gunakan cairan sedikit dan perhatikan apakah warna atau permukaan ikut berubah. Setelah benar-benar kering, conditioner bisa dipertimbangkan kalau memang cocok dengan jenis kulitnya.
Suede atau nubuck
Gunakan cara paling minim cairan. Kalau teksturnya mulai gepeng atau warnanya berubah, jangan terus digosok.
Kulit sintetis
Pada kondisi lapisan mulai lengket atau mengelupas, berhenti. Itu tanda masalahnya sudah bukan sekadar jamur di permukaan.
Bagian dalam sering jadi sumber masalah yang terlewat
Sepatu bisa terlihat bersih dari luar, tapi bagian dalam masih lembap dan berbau apek.
Cek:
- alas sepatu;
- lapisan bagian dalam;
- ujung depan sepatu;
- area tumit;
- bagian bawah lidah.
Begitu ada bagian yang masih lembap, jangan langsung disimpan.
Untuk bagian ini, kamu bisa lihat cara mencuci bagian dalam sepatu.
Bolehkah pakai cuka, baking soda, alkohol, atau pemutih?

Boleh atau tidaknya tergantung bahan sepatu.
Cuka bersifat asam dan bisa memengaruhi warna, lem, atau lapisan permukaan tertentu.
Baking soda lebih cocok membantu bau atau kelembapan ringan. Pada suede atau bahan bertekstur, bubuknya bisa masuk ke serat dan sulit dibersihkan.
Alkohol bisa membuat warna atau lapisan tertentu berubah.
Pemutih berisiko mengubah warna dan merusak bahan, terutama pada sepatu berwarna atau berbahan campuran.
Saat tetap ingin mencoba bahan tertentu, uji dulu di bagian kecil yang tidak terlalu terlihat.
Setelah selesai dibersihkan, cek lagi dalam 24–48 jam
Sebaiknya tidak langsung merasa selesai hanya karena bercaknya sudah hilang.
Setelah sepatu kering, cek lagi:
- apakah bau apek masih ada;
- apakah bagian dalam kembali terasa lembap;
- apakah bercak muncul di titik yang sama;
- apakah warna atau tekstur bahan berubah;
- apakah rak penyimpanannya tetap terasa pengap.
Jamur muncul lagi cepat? Kemungkinan sumber masalah belum selesai. Bisa dari bagian dalam sepatu atau dari tempat penyimpanannya.
Kenapa jamur bisa muncul lagi?
Biasanya karena sumber lembapnya belum selesai.
Contohnya:
- sepatu disimpan saat belum benar-benar kering;
- bagian dalam basah karena keringat;
- sepatu kehujanan lalu langsung masuk kotak;
- rak terlalu lembap;
- sepatu jarang dipakai dan jarang dicek.
Pada kondisi bercak sudah dibersihkan tapi sumber lembap masih ada, jamur bisa kembali.
Setelah masalah utamanya terangkat, lanjutkan dengan cara mencegah sepatu berjamur saat disimpan agar fokus berpindah dari membersihkan bercak ke mengendalikan kelembapan dan kebiasaan penyimpanan.
Bercak kecil tidak selalu butuh full cleaning
Bercak kecil sering membuat orang ingin mencuci seluruh sepatu. Padahal, kalau bagian lain masih bersih, lebih aman mulai dari area yang benar-benar bermasalah.
Terlalu banyak air justru bisa membuat bagian dalam ikut lembap dan memperlama waktu kering. Full cleaning lebih masuk akal kalau kotoran dan bau apek memang sudah menyebar ke banyak bagian.
Jangan lakukan ini
- menyikat sekuat mungkin;
- merendam seluruh sepatu;
- menjemur di panas terik terlalu lama;
- hanya membersihkan bagian luar;
- langsung memasukkan sepatu ke kotak setelah selesai;
- mencampur beberapa bahan pembersih sekaligus.
Kapan lebih baik berhenti DIY?
Pertimbangkan berhenti kalau:
- jamur menyebar ke banyak bagian;
- bahan mulai rusak saat disentuh;
- kulit atau lapisan permukaan mengelupas;
- suede berubah tekstur;
- bau apek tetap kuat setelah kering;
- jamur terus muncul lagi;
- kamu tidak yakin bahan sepatunya apa.
Begitu butuh cleaning yang lebih menyeluruh, kamu bisa lihat Deep Clean Shoekoerin. Kondisi sepatu tetap perlu dicek dulu karena tidak semua kasus jamur bisa ditangani dengan hasil yang sama.
Setelah dibersihkan, jangan langsung dianggap selesai
Setelah sepatu kering, cek lagi keesokan harinya.
Lihat apakah:
- bau apek masih ada;
- bagian dalam kembali terasa lembap;
- bercak baru muncul;
- permukaan bahan berubah.
Saat bercak kembali dalam waktu singkat, fokuskan perhatian ke tempat penyimpanan dan bagian dalam sepatu, bukan hanya mengulang cleaning di permukaan.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah jamur di sepatu bisa hilang total?
Bercak permukaan sering bisa dibersihkan, tapi hasilnya tergantung bahan, seberapa lama sepatu lembap, dan seberapa dalam jamur masuk.
Bagaimana kalau sepatu kulit berjamur?
Gunakan pembersih khusus kulit, kain lembut, dan sedikit air. Hindari merendam sepatu kulit.
Bagaimana kalau suede berjamur?
Gunakan suede brush atau produk khusus suede. Jangan langsung membanjiri permukaannya dengan cairan.
Kenapa jamur muncul lagi?
Biasanya karena bagian dalam belum benar-benar kering atau tempat penyimpanannya masih lembap.
Yang penting bukan cuma bersih
Sepatu berjamur tidak perlu langsung diberi bahan paling keras. Bersihkan sesuai bahan, cek bagian dalam, dan pastikan semuanya benar-benar kering sebelum disimpan kembali.







